Sabtu, 02 Maret 2013

Laporan Fisika AYUNAN BANDUL SEDERHANA



LAPORAN UJIAN PRAKTIKUM FISIKA AYUNAN BANDUL SEDERHANA





DISUSUN OLEH
NAMA      :        1. ARVI RIZKI SUKMAWAN
                                                2. ELSHA NOVITASARI
                                                3. PUTRI DWI WAHYUNI
                   KELAS      :        X11 IPA 1




DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SMA RIMBA MADYA BOGOR
TAHUN AJARAN 2012/2013
         
LEMBAR PENGESAHAN UJIAN PRAKTIKUM

AYUNAN BANDUL SEDERHANA



Praktikan:
1.     ARVI RIZKI SUKMAWAN
2.     ELSHA NOVITASARI
3.     PUTRI DWI WAHYUNI




Laporan ini telah disahkan,
                   Tanggal       :
                   Oleh            :
Guru Pembimbing Praktikum,



Triana Afsi Nurbayani, S.Pd

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb.
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan laporan  ini dengan tepat.
Laporan  ini disusun untuk melengkapi tugas mata pelajaran Fisika, dan membahas tentang ayunan bandul sederhana. Penyusun menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan laporan ini. Oleh karena itu, penyusun membuka diri untuk kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan laporan ini dikemudian hari.
                                                         
Wassalamualaikum wr. wb.                                                                           

Penulis













AYUNAN BANDUL SEDERHANA

A.          Tujuan :
Menentukan nilai percepatan gravitasi melalui percobaan bandul sederhana.

B.          Landasan Teori :
Rounded Rectangle:  Bandul adalah benda yang terikat pada sebuah tali dan dapat berayun secara bebas dan periodik yang menjadi dasar kerja dari sebuah jam dinding kuno yang mempunyai ayunan. Dalam bidang fisika, prinsip ini pertama kali ditemukan pada tahun 1602 oleh Galileo Galilei, bahwa perioda (lama gerak osilasi satu ayunan, T) dipengaruhi oleh panjang tali dan percepatan gravitasi mengikuti rumus:


Di mana L adalah panjang tali dan gadalah percepatan gravitasi.
Periode berayun menjadi lebih panjang ketika amplitodo θ0 (lebar ayunan) bertambah.

{{{box_caption}}}


{{{box_caption}}}

{{{box_caption}}}


Gerak Harmonik Sederhana (GHS) adalah gerak periodik dengan lintasan yang ditempuh selalu sama (tetap). Gerak Harmonik Sederhana mempunyai persamaan gerak dalam bentuk sinusoidal dan digunakan untuk menganalisis suatu gerak periodik tertentu. Gerak periodik adalah gerak berulang atau berosilasi melalui titik setimbang dalam interval waktu tetap. Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu :
·         Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya.
·         Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.
Beberapa Contoh Gerak Harmonik:                    
·         Gerak harmonik pada bandul: Sebuah bandul adalah massa (m) yang digantungkan pada salah satu ujung tali dengan panjang l dan membuat simpangan dengan sudut kecil. Gaya yang menyebabkan bandul ke posisi kesetimbangan dinamakan gaya pemulih yaitu dan panjang busur adalah Kesetimbangan gayanya. Bila amplitudo getaran tidak kecil namun tidak harmonik sederhana sehingga periode mengalami ketergantungan pada amplitudo dan dinyatakan dalam amplitudo sudut.
·         Gerak harmonik pada
pegas: Sistem pegas adalah sebuah pegas dengan konstanta pegas (k) dan diberi massa pada ujungnya dan diberi simpangan sehingga membentuk gerak harmonik. Gaya yang berpengaruh pada sistem pegas adalah gaya Hooke.
·         Gerak Harmonik Teredam
Secara umum gerak osilasi sebenarnya teredam. Energi mekanik terdisipasi (berkurang) karena adanya gaya gesek. Maka jika dibiarkan, osilasi akan berhenti, yang artinya GHS-nya teredam. Gaya gesekan biasanya dinyatakan sebagai arah berlawanan dan b adalah konstanta menyatakan besarnya redaman. dimana = amplitudo dan = frekuensi angular pada GHS teredam.

Gerak harmonik pada bandul

 Gerak harmonik pada bandul

    Bandul sederhana terdiri atas benda bermassa m yang diikat dengan seutas tali ringan yang panjangnya l (massa tali diabaikan). Jika bandul berayun, tali akan membentuk sudut sebesar α terhadap arah vertical. Jika sudut α terlalu kecil, gerak bandul tersebut akan memenuhi persamaan gerak harmonic sederhana seperti gerak massa pada pegas.


















C. Alat dan Bahan
1. Neraca ohaus
2. Penyangga statif
3. Busur
4. Tali rafia
5. Stopwatch
6. Beban (kelereng)
7. Kain pembungkus
8. Tali kenur
9. Penggaris
D. Langkah kerja
Percobaan 1: simpangan tetap, panjang tali berubah-ubah       
1. Timbang masa beban tersebut menggunakan neraca ohaus
2. Bungkus beban dengan kain.
3 .Gantungkan beban di ujung tali yang telah terpasang di penyangga statif
4. Siapkan stopwatch, kemudian tarik bandul dengan sudut 150 terhadap posisi vertikal, lepaskan bandul, bersamaan dengan ini hidupkan stopwatch. Biarkan ayunan bandul sampai 10 ayunan bolak balik setelah ayunan Bolak balik. Setelah ayunan ke sepuluh matikan stopwatch, dan catat waktu tersebut.
5. Catat waktu yang di butuhkan setiap 10 ayunan bolak bali tersebut.
6. Lakukan langkah di atas sampai 3 kali.
7. Ulangi langkah 3-6 dengan panjang tali 40 cm dan 30 cm.
8. Dari data waktu ayunan tersebut maka dapat di tentukan periode dan frekuensi ayunan sehingga dengan menggunakan rumus yang tersedia akan di peroleh percepatan gravitasi bumi.

Percobaan 2: Panjang tali tetap, simpangan berubah-ubah.

1. Timbang masa beban tersebut menggunakan neraca ohaus
2. Bungkus beban dengan kain.
3 .Gantungkan beban di ujung tali yang telah terpasang di penyangga statif, dengan panjang tali 40 cm.
4. Siapkan stopwatch, kemudian tarik bandul dengan sudut 2000 terhadap posisi vertikal, lepaskan bandul, bersamaan dengan ini hidupkan stopwatch. Biarkan ayunan bandul sampai 10 ayunan bolak balik setelah ayunan Bolak balik. Setelah ayunan ke sepuluh matikan stopwatch, dan catat waktu tersebut.
5. Catat waktu yang di butuhkan setiap 10 ayunan bolak bali tersebut.
6. Lakukan langkah di atas sampai 3 kali.
7. Ulangi langkah 3-6 dengan panjang tali 1500 dan  1000.
8. Dari data waktu ayunan tersebut maka dapat di tentukan periode dan frekuensi ayunan sehingga dengan menggunakan rumus yang tersedia akan di peroleh percepatan gravitasi bumi.

E.      Hasil dan Pembahasan
1.      Hasil pengukuran:
Percobaan 1: simpangan tetap, panjang tali berubah-ubah    
1.      Sudut tali sewaktu di ayun = 150
2.      Banyaknya ayunan bandul (n) = 10 ayunan
3.      Massa beban = 0.000634 kg

Panjang Tali (L)
Waktu (t) sekon
Perioda(T)  T=t/n
T2
(sekon)2


50 cm
14.58
1.458
2.125
9.279
14.17
1.417
2.007
9.825
13.86
1.386
1.920
10.270

40 cm
13.09
1.309
1.713
9.209
12.82
1.282
1.643
9.601
12.60
1.260
1.587
9.94

30 cm
10.66
1.066
1.136
10.415
12.73
1.273
1.620
7.305
12.82
1.282
1.643
7.201
Percepatan gravitasi (g) rata-rata
9.227







Percobaan 2: Panjang tali tetap, simpangan berubah-ubah.
Sudut / simpangan
Waktu (t) sekon
Perioda(T)  T=t/n
T2
(sekon)2


200
13.09
1.309
1.713
9.209
1.99
1.399
1.957
8.060
13.86
1.386
1.920
8.216

150
13.09
1.309
1.713
9.209
12.82
1.282
1.643
9.601
12.60
1.260
1.587
9.94

100
13.54
1.354
1.833
8.606
13.63
1.363
1.857
8.493
13.54
1.354
1.833
8.606
Percepatan gravitasi (g) rata-rata
8.882







2.      Pembahasan

F.    Kesimpulan
Dari percobaan yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa periode di pengaruhi oleh panjang tali dan tidak  di pengaruhi massa benda. Pada panjang tali yang sama semakin banyak ayunan waktu yang di perlukan juga semakin lama dan percepatan gravitasinya tergantung pada periode dan panjang tali. Gerakan harmonis juga akan membentuk waktu yang tetap dengan gerakan bolak balik karena di lakukan di dalam ruangan gerakan harmonis akan udah untuk diamatiselain itu, gerakannya pun akan konstan.

G.    Kritik dan Saran


























DAFTAR PUSTAKA

suatu.html                        

Senin, 30 Juli 2012

Tersenyumlaaah :)

Janganlah Bersedih, Ketika Anda Di tinggalkan. karena mungkin itu yang terbaik. so, tersenyum lah.. :))

Bagaimana kita dapat selalu tersenyum?

1. Senyum adalah pesan positif, tidak terbentuk dari pembentukan emosi yang negatif. Anda tidak akan dapat tersenyum bila Anda sedang menangis atau bersedih. Stress dapat membuat senyuman Anda kehilangan arti, hambar dan dingin, tetapi bila Anda melawan emosi negatif Anda dengan senyum berarti Anda telah membuang seperempat muatan emosi negatif dalam pikiran Anda dan membuat Anda mempunyai tenaga baru sebagai semangat dalam diri Anda.

2. Anda dapat tersenyum saat kapan pun, tetapi Anda tidak tahu kenapa Anda tersenyum, berarti ada kesalahan dalam diri Anda. Belajarlah untuk tersenyum sebagai pembangkit gairah hidup Anda sehari-hari.

3. Nikmati hidup Anda walaupun berjalan secara rutinitas dan membosankan, cobalah berpikir dari sudut yang berbeda dari sebelumnya. Ingatlah seberapa banyak orang yang mempunyai nasib yang sama seperti Anda, dan mereka berusaha untuk terus melaluinya. Hiduplah dengan santai, bebaskan pikiran yang dapat mengganggu hidup Anda.

4. Berpikir positif. Bagaimana berpikir positif dapat membuat Anda tersenyum? Andalah yang menguasai pikiran Anda, bukan pikiran-pikiran negatif, konflik, atau pun masalah-masalah yang sedang Anda hadapi. Jangan biarkan pikiran-pikiran itu menguasai otak Anda, lalu menguasai perasaan Anda. Ketika Anda mulai menghadapi masalah, kontrol pikiran Anda sendiri, katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda dapat melaluinya, bahwa saya dapat menyelesaikan masalah saya sendiri, dan saya mampu untuk tugas seperti itu. Akhiri kata-kata itu dengan senyum lebar-lebar! Anda telah menanamkan rasa percaya diri Anda! Ingatlah pepatah berikut, "Pikiran dapat menciptakan surga menjadi neraka, atau neraka dapat menjadi surga"

5. Menerima diri sendiri dan orang lain seutuhnya. Minder dapat membuat Anda kehilangan rasa percaya diri dan membuat Anda kehilangan semangat berpikir positif Anda. Terima diri Anda terlebih dahulu, maka Anda dapat menerima orang lain. Jangan pikir apa kata orang terhadap Anda, lakukan apa yang menurut Anda terbaik buat diri Anda sendiri, bila kata-kata itu membuat Anda terganggu, tersenyumlah masih ada orang yang memberi perhatian kepada Anda. Mereka telah memberi warna bagi hidup Anda, indah bukan?

6. Jadilah diri Anda sendiri. Lakukan apa yang Anda senangi, kita tidak pernah tahu sampai kapan kita dapat hidup. Beri sedikit waktu untuk diri Anda sendiri, lakukanlah hal yang Anda senangi, dengan demikian Anda tidak akan pernah menyesal dan akan menjadi salah satu kenangan bagi Anda karena Anda telah melakukannya.

7. Jadikan prinsip kata-kata berikut ini; setiap orang selalu ingin diperhatikan, sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian atau sekedar memberi sedikit perhatian Anda kepadanya; setiap orang mempunyai masalahnya sendiri, maka tersenyumlah, jangan terlalu serius dengan masalah yang sedang Anda hadapi, lihatlah seberapa banyak orang berjuang untuk tetap hidup.

8. Suasana hati yang bahagia, ketika sedang berlangsung, dapat memperkuat kemampuan untuk berpikir dengan fleksibel dan lebih kompleks, dengan demikian memudahkan Anda menemukan pemecahan masalah, baik persoalan intelektual ataupun antar pribadi. Jadi, bentuklah suasana hati Anda yang bahagia selalu, mulailah dengan senyuman!

=====================================================

Apa yang dapat membuat Anda tersenyum?

1. Mengingat hal-hal lucu yang pernah Anda alami. Pernah Anda melakukan hal-hal yang konyol dalam hidup Anda? Ingatlah kembali hal itu, akan membuat hidup Anda terasa lebih indah. Anda akan tersenyum dan berpikir, kenapa saya melakukan hal sebodoh itu? Ha... ha... ha... ha...

2. Mengenang masa lalu atau masa kecil. Memori seiring bertambah umur maka memori itu akan hilang, maka diperlukan retreiving kembali. Ingat masa lalu Anda jangan biarkan hilang begitu saja, karena masa kecil banyak hal dapat membuat tertawa bila kita mengingatnya.

3. Membaca cerita lucu atau anekdot. Banyak cerita lucu disekeliling kita bila kita ingin menikmatinya, semuanya akan membuat hidup lebih terasa santai dan nyaman.

4. Menonton film komedi. Akhir pekan yang melelahkan dapat Anda mengisinya dengan menonton film yang bertemakan komedi, setidaknya akan meregangkan urat-urat syaraf Anda yang sebelumnya telah Anda paksakan untuk konsentrasi penuh dengan pekerjaan dan tugas rutinitas Anda.

5. Membalas senyuman orang lain. Untuk mendapatkan senyuman dari orang lain maka Anda perlu tersenyum, berbagi kebahagian untuk orang lain maka Anda akan mendapat keajaiban kecil. Bila Anda mendapatkan senyum dari orang lain maka Anda beruntung seseorang memperhatikan Anda!

6. Melihat album photo. Kebanyakan orang berpose dengan serius disaat akan di photo. Anda perlu mencoba hal-hal 'lain' yang baru. Pasang wajah paling jelek Anda ketika akan di photo, lakukan hal itu ketika Anda berphoto bareng dengan teman-teman Anda, yakinlah Anda akan menjadi pusat perhatian orang yang melihat setiap lembar photo-photo Anda dan akan membuat Anda tersenyum setiap kalinya melihatnya.

7. Membaca surat, email, atau menerima sms lucu. Jangan pernah dibuang kalau dapat surat yang lucu dari teman, simpan dan baca kembali kalau Anda merasa merindukannya suatu saat. Jangan menunggu surat menyapa Anda, mulailah Anda mengirimnya maka Anda akan mendapat balasan, jangan kecewa bila tidak seperti Anda harapkan, setidaknya Anda masih mengingat teman-teman Anda. Begitu juga email dan sms. :)

8. Punya banyak teman! Aha, Anda dapat melihat begitu banyak karakter yang Anda temui, nikmati warna-warna itu, setidaknya Anda telah belajar untuk melucu dan menghibur orang lain.

9. Membantu orang lain tanpa pamrih dan spontan

Selasa, 13 Maret 2012

program studi IPB

Program studi

1.Fakultas Kedokteran Hewan
Jurusan Kedokteran Hewan
- Program Studi Kedokteran Hewan (S1-Terakreaditasi-A-1996)

2.Fakultas Kehutanan

a. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan
- Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan (S1-Terakreditasi-A-1966)
b. Jurusan Manajemen Hutan
- Program Studi Manajemen Hutan (S1-Terakreditasi-A-1999)
- Program Studi Budidaya Hutan (S1)
c. Jurusan Teknologi Hasil Hutan
- Program Studi Teknologi Hasil Hutan (S1)

3.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)
a. Jurusan Biologi
- Program Studi Biologi (S1-Terakreditasi-B-1996)
b. Jurusan Fisika
- Program Studi Fisika (S1-Terakreditasi-B-1999)
c. Jurusan Kimia
- Program Studi Kimia (S-Terakreditasi-A-1996)
d. Jurusan Matematika
- Program Studi Matematika (S1-Terakreditasi-B-1996)
e. Jurusan Statistika
- Program Studi Statistika (S1-Terakreditasi-B-1996)
f. Jurusan Ilmu Komputer
- Program Studi Ilmu Komputer (S1-Terakreditasi-B-1996)
g. Jurusan Geofisika dan Meteorologi
- Program Studi Meteorologi (S1- Terakreditasi-B-1996)

4.Fakultas Pertanian
a. Jurusan Budidaya Pertanian
- Program Studi Agronomi (S1-Terakreditasi-A-1999)
- Program Studi Pemuliaan Tanaman (S1-Terakreditasi-A-1999)
- Program Studi Arsitektur Pertamanan (S1-Terakreditasi-A-1996)
- Program Studi Hortikultura (S1-Terakreditasi-A-1999)
b. Jurusan Tanah
- Program Studi Ilmu Tanah (S1-Terakreditasi-A-1999)
c. Jurusan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan
- Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan (S1-Terakreditasi-A-1996)
d. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga
Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga (S1-Terakreditasi-A-1996)
e. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
- Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian/Agrobisnis (S1-Terakreditasi-A-1996)
- Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (S1-Terakreditasi-B-1996)
- Program Studi Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya (S1)

5.Fakultas Peternakan
a. Jurusan Peternakan
- Program Studi Produksi Ternak (S1-Terakreditasi-A-1996)
- Program Studi Teknologi Hasil Ternak (S1-Terakreditasi-B-1996)
b. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan
- Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan (S1-Terakreditasi-B-1996)
c. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak
- Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak (S1-Terakreditasi-A-1996)

6.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
a. Jurusan Budidaya Perairan
- Program Studi Budidaya Perairan (S1-Terakreditasi-A-1999)
b. Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan
- Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (S1-Terakreditasi-A-1999)
c. Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan
- Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (S1-Terakreditasi-A-1996)
d. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan
- Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (S1-Terakreditasi-A-1996)
e. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan
- Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan (S1-Terakreditasi-B-1999)
f. Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan
- Program Studi Ilmu Kelautan (S1-Terakreditasi-A-1996)

7.Fakultas Teknologi Pertanian
a. Jurusan Teknologi Pertanian
- Program Studi Teknik Pertanian (S1-Terakreditasi-B-1996)
b. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi
- Program Studi Teknologi Pangan (S1-Terakreditasi-A-1999)
c. Jurusan Teknologi Industri Pertanian
- Program Studi Teknologi Industri Pertanian (S1)

8. Pasca Sarjana S2
?Magister Ilmu Ekonomi Pertanian
?Magister Ilmu Tanah
?Magister Agronomi
?Magister Ilmu Ternak
?Magister Ilmu Peny. Pembangunan
?Magister Entomologi & Fitopatologi
?Magister Sosiologi Pedesaan
?Magister Statistika
?Magister Ilmu Pangan
?Magister Ilmu Pengetahuan Sumberdaya Alam Lingkungan
?Magister Biologi Reproduksi
?Magister Agroklimatologi
.Magister Ilmu Keteknikan Pertanian
?Magister Ilmu Pengetahuan Kehutanan
?Magister Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
?Magister Entomologi Kesehatan
?Magister Biologi
?Magister Sains Veteriner
?Magister Ilmu Perairan
?Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner
?Magister Ilmu Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga
?Magister Kom. Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
?Magister Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
?Magister Teknologi Pasca Panen
?Magister Teknologi Industri Pertanian
?Jurusan Teknologi Kelautan
?Jurusan Ilmu Kelautan
?Jurusan Bioteknologi
?Jurusan Ilmu Hayat
?Jurusan Primatologi
?Jurusan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir
?Jurusan Manajemen Agribisnis
?Jurusan Teknologi Informasi dan Pengelolaan Sdb (BIOTROP)

9. Pasca Sarjana S3
?Jurusan Ilmu Ekonomi Pertanian
?Jurusan Ilmu Tanah
?Jurusan Ilmu Ternak
?Jurusan Agronomi
?Jurusan Ilmu Peyuluhan Pembangunan
?Jurusan Sosiologi Pedesaan
?Jurusan Statistika
?Jurusan Entomologi dan Fitopatologi
?Jurusan Ilmu Pangan
.Jurusan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
?Jurusan Biologi Reproduksi
?Jurusan Agroklimatologi
?Jurusan Ilmu Keteknikan Pertanian
?Jurusan Ilmu Pengetahuan Kehutanan
?Jurusan Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan
?Jurusan Entomologi Kesehatan
?Jurusan Biologi
?Jurusan Sains Veteriner
?Jurusan Ilmu Perairan
?Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga
?Jurusan Teknologi Industri Pertanian
?Jurusan Teknologi Kelautan
?Jurusan Ilmu Kelautan
?Jurusan Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan

10.MKDU

Pendaftaran mahasiswa baru
Tanpa Tes :
Program Sarjana : Pola seleksi jalur USMI, jalur PIN
Program Diploma : Memenuhi syarat Program Studi yang diambil antara lain nilai NEM, STTB, Nilai Rapor, Umur, Jurusan di SMU

Persyaratan : Catatan
1. Proses pendaftaran dan penerimaan calon mahasiswa baru program Sarjana IPB dikoordinasi Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru IPB (PPMB-IPB).

2. Proses pendaftaran dan penerimaan calon mahasiswa baru program Diploma IPB dikoordinasi Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Diploma IPB (PPMBD-IPB).

3. Pendaftaran dan penerimaan calon mahasiswa baru program pascasarjana IPB dikoordinasi Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana IPB (PPMBPs-IPB).

Persyaratan:

1. Program Sarjana

Pola seleksi jalur USMI hanya diikuti oleh SLTA yang menerima undangan dari IPB. Sampai tahun akademik 2000/2001 ada 1500 SLTA Negeri dan Swasta yang terdaftar dalam direktori Performans. Riwayat Akademik SLTA di IPB (PERAK SLTA-IPB), mencerminkan kuantitas dan kualitas lulusan SLTA tertentu selama tahun pertama di IPB, yang dikenal dengan Tingkat Persiapan Bersama (TPB).
Jalur PIN, setiap lulusan SLTA dapat melamar secara pribadi untuk menjadi mahasiswa baru kepada Rektor IPB apabila ia dapat menunjukkan prestasi di tingkat internasional atau nasional yang relevan dengan program studi yang ada di IPB.

2. Program Diploma:
Memenuhi syarat Program Studi yang diambil antara lain Nilai NEM, STTB, Nilai Rapor, Umur, Jurusan di SMU.

T e s :
Program Sarjana: Ujian M*sensor*k Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) yang diatur oleh Depdiknas.
Program Diploma: Program studi Teknologi Benih, Manajemen Agribisnis dan Koperasi, Analisa Kimia, Informatika dan Teknik Perpustakaan, Dokumen.

Persyaratan : UMPTN diatur oleh Depdiknas, untuk program Diploma persyaratan antara lain membayar biaya pendaftaran pada tahun 2001 sebesar Rp 100 ribu (untuk 3 pilihan Program Studi) melalui rekening rektor IPB, melengkapi syarat-syarat tergantung dari Program Studi yang dipilih.

Biaya Kuliah :
1. Program Pasca Sarjana:

Biaya SPP Rp 750 ribu per semester
Biaya non SPP Rp 400 ribu untuk mahasiswa baru per semester I

2. Program Diploma:
Biaya Operasional Pendidikan (BOP) : Rp 2 juta - Rp 3,5 juta per tahun tergantung dari Program Studi yang dipilih dan Biaya non SPP

Lain-lain
Kerjasama dgn PerTi LN :
- ANHUI University, RRC
- Auburn University, USA
- Austindco P/L & University of New South Wales-Center for Chemo Sensory Research, Australia
- Bakosurtanal
- British Columbia Ministry of Forest & MBE;
- Clemson University, S.C. USA
- College of Agriculture and Life Sciences, Seoul National University, Korea
- Department of Comparative Medicine Bowman Gray School of Medicine, Wake Forest University. N.C. USA
- Escuaela De Agricultura Dela Region Tropical Humeda EARTH
- Georg August of Goettingen, Germany
- Gesellschaft fuer Biotechnologische Forschung mbH (GBF), Germany;
- Hokkaido University, Japan
- Institute of Medical Science The University of Tokyo Japan
- Kagawa University, Japan
- Kagoshima University, Japan
- Katholieke Universiteit Leuven, Belgia
- Kyoto University (CSEAS, ASAFAS)
- Maharishi University of Management, Netherland
- Niigata University (Graduate School Science & Technology)
- Paul Sabatier University (Toulouse III) France
- The College of Food, Agricultural & Environmetal Sciences The Ohio State University Columbus, Ohio, USA;
- The Faculty of Agriculture, The University of Tokyo
- The Georg-August University of Goettingen and the University System of Kassel Germany
- The Royal Agric. and Veterinary University Copenhagen. Denmark;
- The University of Nottingham, England
- The University of Washington.
- Tokyo University of Agriculture and Technology, Japan
- Tokyo University of Fisheries, Japan
- Universite De Nantes, France
- Universiti Kebangsaan Malaysia
- University of AARHUS, Denmark
- University of Bremen Germany
- University of Hawaii, USA
- University of Hohenheim, Germany
- University of Miyazaki, Japan
- University of Ryukyus, Japan
- University of Washington, USA
- Utah State University, USA
- Utrecht University, Netherland
- Utsonomiya University, Japan
- Yonsei University, Korea

Prestasi yg pernah dicapai :
1. Pertama dan terkemuka dalam pengembangan bidang pertanian
2. Konsep BIMAS menghasilkan Swasembada Beras pada tahun 1984
3. Pertama menyelenggarakan program pendidikan sarjana 4 tahun
4. Pertama dalam mengembangkan program Pascasarjana di Indonesia
5. Pertama dalam pengembangan Proyek Perintis II (PMSK/USMI)
6. Ditunjuk FAO sebagai Center of Excellence on Food Safety, Quality and Nutrition in Asia
7. Salah satu dari 4 Perguruan Tinggi yang menjadi pionir Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara.